Hubungan Kadar HbA1c pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II dengan Kejadian Azotemia di Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Ramelan Surabaya

VIOLITA PUTRI MURSANDI, SUWARNO SUWARNO, MUHAMAD FATHI ILMAWAN

Abstract


Latar belakang : Diabetes melitus adalah kondisi meningkatnya kadar gula darah yang bersifat kronis, dapat menyebabkan komplikasi akibat tidak terkontrolnya kadar gula yang diukur dengan kadar HbA1c, berdampak pada mikrovaskular, salah satunya pada ginjal, yang mengakibatkan turunnya fungsi ditandai naiknya kadar serum kreatinin dan BUN, disebut dengan azotemia. Pada tahun 2011sebanyak49.677 individumulai melakukanpengobatan untuk gagal ginjal yang disebabkan olehdiabetes, dan 228.924 orang dari berbagaiusia dengan gagal ginjal akibat diabetes melakukandialisisdantransplantasi ginjal, hal ini menjadi latar belakang dilakukannya penelitian. 

Metode : Penelitian analitik observasional ini menggunakan desain penelitian cross sectional, menggunakan data sekunder dari rekam medik pasien DM tipe II yang melakukan rawat jalan di Klinik Diabetes Rumkital dr. Ramelan Surabaya. Pasien dengan diagnosa diabetes melitus tipe II selama minimal lima tahun memenuhi kriteria inklusi sampel kasus. Analisa bivariat yang digunakan adalah Uji Korelasi Spearman. 

Hasil : Hasil penelitian menunjukkan terdapat 19 orang tidak mengalami azotemia dan 21 orang mengalami azotemia. Faktor risiko kontrol gula darah dengan pengukuran kadar HbA1c yang meliputi 6 orang dengan HbA1c<7; 21 orang dengan HbA1c 7.1-9,0; dan 13 orang dengan HbA1c >9,0. Hasil Uji Korelasi Spearman menunjukkan nilai signifikansi p=0,512 dengan koefisien korelasi 0,107.

Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara kadar HbA1c pasien diabetes melitus tipe II dengan kejadian azotemia.

 

Kata kunci: HbA1c, BUN, Kreatinin, Azotemia, DM Tipe II.


Keywords


Diabetes Mellitus, HbA1c, Azotemia, Creatinine, BUN

Full Text:

PDF

References


Chew, D. J., DiBartola, S. P. and Schenck, 2011 ‘Clinical Evaluation of the Urinary Tract’, Canine and Feline Nephrology and Urology, pp. 32–62. doi: 10.1016/b978-0-7216-8178-8.10002-8.

Dehghani, Heidari,Mozaffari-Khosravi, Nouri-Majelan, Dehghani, 2016. Synbiotic Supplementations for Azotemia in Patients With Chronic Kidney Disease. Iranian Journal of Kidney disesae, vol. 10. no. 6

Gahung, R., Pandelaki, K. and Moeis, 2016 ‘Hubungan kadar HbA1C dengan estimasi filtrasi glomerulus pada pasien DM tipe 2’, e-CliniC. doi: 10.35790/ecl.4.1.2016.12112.

Gheith, O. et al. (2016) ‘Diabetic kidney disease: difference in the prevalence and risk factors worldwide’, Journal of The Egyptian Society of Nephrology and Transplantation, 16(3), p. 65. doi: 10.4103/1110-9165.197379.

Hall, John E et Guyton, A. C. (2013) Textbook of Medical Physiology 12th ed.

Laura Pérez-López, Boronat, Melián, Saavedra, Yeray Brito-Casillas, Wägner ,2018. Assessment of the association between diabetes mellitus and chronic kidney disease in adult cats. J Vet Intern Med. 2019;33:1921–1925

Ozougwu, O. (2014) ‘The pathogenesis and pathophysiology of type 1 and type 2 diabetes mellitus’, Journal of Physiology and Pathophysiology, 4(4), pp. 46–57. doi: 10.5897/jpap2013.0001.

Sherwani, S. I. et al. (2016) ‘Significance of HbA1c test in diagnosis and prognosis of diabetic patients’, Biomarker Insights. doi: 10.4137/Bmi.s38440.

Stephens, R. W. (2012) ‘Centers for Disease Control and Prevention’, Mental Health Practitioner’s Guide to HIV/AIDS, pp. 129–131. doi: 10.1007/978-1-4614-5283-6_17.

Thomas, S. and Karalliedde, J. (2019) ‘Diabetic nephropathy’, Medicine (United Kingdom). Elsevier Ltd, pp. 86–91. doi: 10.1016/j.mpmed.2018.11.010.

Thomaseth, K. et al. (2009) ‘Importance of glycemic control on the course of glomerular filtration rate in type 2 diabetes with hypertension and microalbuminuria under tight blood pressure control’, Nutrition, Metabolism and Cardiovascular Diseases. doi: 10.1016/j.numecd.2007.05.006.

Tyagi A, Aeddula NR. (2020). Azotemia In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2020 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK538145/




DOI: http://dx.doi.org/10.30649/htmj.v18i1.204

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Violita Putri Mursandi, Suwarno dr. Sp.PD FINASIM, Mohammad Fathi Ilmawan Sp.PD

Indexing:

sinta-logogarudagoogle road

 

Lisensi Creative Commons
Hang Tuah Medical Journal (Print ISSN: 1693-1238 | Online ISSN: 2598-4861) is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. Published by Hang Tuah University Press, Surabaya, Indonesia. 

Statistik Pengunjung