Efektivitas Ekstrak Serbuk Batang Siwak Terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus Pyogenes

NUGROHO EKO WIRAWAN BUDIANTO

Abstract


Abstract

Background : Siwak (Salvadora Persica)  is a plant that is widely used in the Middle East which was used to clean teeth and mouth. Currently there is also toothpaste that contains siwak as its active ingredient. Previous research, Siwak has anti-bacterial power against Streptococcus mutans and Streptococcus faecalis. This study aims to prove whether the extract of siwak stem powder can be used to inhibit the growth of Streptococcus pyogenes bacteria, one of which can cause pharyngitis.

Method: Post Test Control Only Group Design method. 24 samples divided into four replications and six treatments. The research used siwak stem extract at a concentration of 25%, 50%, 75% and 100%

Result: showed that the inhibition zone of siwak stem extract on the growth of Streptococus pyogenes obtained an average inhibition zone of 25%, 50%, 75%, and 100% concentrations, namely 0 mm, 8.47 mm, 9.77 mm and 10.37 mm. The statistical test results showed that the diameter of the bacterial inhibition zone in the K1 group was significantly different against K3, K4, K5, K6, as well as between the K2 groups against K3, K4, K5, K6. There is no significant difference between K1 and K2 and K3 with K4 and K4 with K5. At a concentration of 50% the ethanol extract of the siwak stem powder was able to provide an inhibitory power on the growth of Streptococcus pyogenes bacteria and an increase in the concentration of 75% and 100%, the more its inhibition power was increased. At a concentration of 100% it was statistically significant different from the inhibition of amoxicillin

Conclusion : Concentration of 50% ethanol extract of siwak stem powder provides minimal inhibitory power on the growth of Streptococcus pyogenes bacteria. The higher the extract concentration, the wider the inhibition zone formed.

Keywords:  Sebuk siwak stem, Streptococus pyogenes

 

Abstrak

Latar belakang : Siwak merupakan tumbuhan yang banyak di daerah timur tengah yang dulu dipakai untuk membersihkan gigi dan mulut. Saat ini juga tersedia pasta gigi yang mengandung siwak sebagai bahan aktifnya. Penelitian sebelumnya siwak memiliki daya anti bakteri terhadap streptococcus mutans dan streptococcus faecalis. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa ekstrak serbuk batang siwak apakah dapat dipakai untuk menghambat pertumbuhan bakteri streptococcus pyogenes yang salah satunya bisa menyebabkan faringitis.

Metode : Post Test Control Only Group Design. 24 sampel dibagi menjadi empat kali pengulangan dan enam perlakuan. Penelitian menggunakan ekstrak batang siwak pada konsentrasi 25%, 50%,75% dan 100%.

Hasil Penelitian : adanya zona hambat ekstrak serbuk batang siwak terhadap pertumbuhan Streptococus pyogenes diperoleh rata-rata zona hambat dari masing-masing konsentrasi 25%,50%, 75%, dan 100% adalah 0 mm, 8,47 mm, 9,77 mm dan 10,37 mm. Hasil uji statistik menunjukkan diameter zona hambat bakteri pada kelompok K1 berbeda signifikan terhadap K3, K4, K5, K6, serta antara kelompok K2 terhadap K3, K4, K5, K6. Tidak ada perbedaan yang signifikan antara K1 dengan K2 dan K3 dengan K4 dan K4 dengan K5. Pada konsentrasi 50% ekstrak etanol serbuk batang siwak sudah dapat memberikan daya hambat pada pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes dan peningkatan konsentrasi 75% dan 100%  semakin meningkat daya hambatnya. Pada konsentrasi 100% secara statistik berbeda signifikan dengan daya hambat amoxicillin.

Kesimpulan : Konsentrasi 50% ekstrak etanol serbuk batang siwak memberikan daya hambat minimal pada pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka zona hambat yang terbentuk akan semakin luas.

Kata Kunci : Sebuk batang siwak, Streptococus pyogenes


Keywords


Sebuk batang siwak, Streptococus pyogenes

Full Text:

PDF

References


Alfianingsih, S. 2016. Aktivitas Antibakteri Fraksi N-Heksan, Kloroform dan Etanol dari Ekstrak Etanol Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.) terhadap Bakteri Escherichia coli. (karya tulis ilmiah). Malang: Akademi Analisis Farmasi dan Makanan.

Almas AK, Almas K. Miswak (salvadora persica chewing stick) and its role in oral health; An update. J Pak Dent Assoc 2013; 22 (4): 255-64.

Erywiyatno L, Djoko SSBU & Krihariyani D. 2012. Pengaruh madu terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes. Analisis Kesehatan Sains 1(1): 30-37.

Ernawati, Ita Hasmila. 2015. Uji Fitokimia Dan Aktifitas Antibakteri Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Metanol Daun Mangrove (Rhizophora mucronate). FMIPA, Universitas Negeri Makassar, Makassar. Jurnal Bionature. Volume 16, Nomor 2, hlm 98-102

Hadioetomo, Ratna Sri. 1998. Dasar-dasar Mikrobiologi 2.Universitas Indonesia (UI-Press)

Kurniawan, B. 2015. Binahong (Cassia alata L.) As Inhibitor of Escherichia coli Growth. Jurnal Majority, 4 (4): hal 100- 104.

Mahdi, LH, Aziz R, Murtatha A, Shafiq SA. Effect of plant extracted salvadora persica l. on some isolated pathogens from mouth and teeth. World Journal of Pharmaceutical Research 2015; 4 (1): 1571-6.

Omer AG, Qarani SM and Khalil AK. In vitro antimicrobial activity of miswak extracts against some oral pathogenic isolates. Zanco J.Med.Sci 2010; 14 (1): 71- 8.

Rachdie, Abu Salma. 2007. Siwak : Keajaiban Dalam Sunnah Nabi, http://siwak:keajaiban

Radji, M., 2011, Buku Ajar Mikrobiologi Panduan Mahasiswa Farmasi dan Kedokteran, 107, 118, 201-207, 295, Jakarta, Buku Kedokteran EGC.

Sapara, T. 2016. Efektivitas Antibakteri Sijabat, E; Posangi, J; Juliarti. 2015. Perbandingan Efektivitas Pasta Gigi yang Mengandung Siwak dengan Pasta Gigi tanpa Siwak pada Pasien Pasca Skelling. Jurnal e-GiGi, 3 (2): hal 634-640.

Sher H, Al-Yemeni MN, Masrahi YS and Shah AH. Ethnomidicinal and ethnoecological evaluation of salvadora persica l. : A threatened medicinal plant in Arabian peninsula. Journal of Medicinal Plants Research 2010; 4 (12): 1209- 15.




DOI: http://dx.doi.org/10.30649/htmj.v18i1.468

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Nugroho Eko Wirawan Budianto

Indexing:

sinta-logogarudagoogle road

 

Lisensi Creative Commons
Hang Tuah Medical Journal (Print ISSN: 1693-1238 | Online ISSN: 2598-4861) is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. Published by Hang Tuah University Press, Surabaya, Indonesia. 

Statistik Pengunjung