Pengaruh Pemberian Ekstrak Biji Parkia speciosa Terhadap Gambaran Histopatologi Hepar Pada Tikus Putih Jantan yang Diinduksi Paracetamol

FAIS ZATUN INDINA

Abstract


Latar Belakang : Parasetamol adalah obat analgesik dan antipiretik, bila digunakan dalam dosis berlebihan atau dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan efek toksik pada hepar dan dapat menyebabkan kematian sel atau nekrosis sel hepar. Ekstrak biji petai (Parkia speciosa) memiliki senyawa flavonoid yang merupakan antioksidan

 

Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak biji petai (Parkia speciosa) terhadap gambaran histopatologi  hepar tikus putih (Rattus norvegicus) jantan galur wistar yang diinduksi paracetamol. 

 

Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan desain post-test only control group menggunakan 24 ekor tikus yang dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok kontrol positif yang diberi diet pakan standart, aquades dan  paracetamol 9 mg/ ekor/ hari secara sonde per oral; kelompok perlakuan 1 yang diberi ekstrak biji petai; dan kelompok perlakuan 2 yang diberi ekstrak biji petai (Parkia   speciosa ) 7,2 mg/ ekor/ hari dengan paracetamol 9 mg/ ekor/ hari 45 menit setelahnya. Penelitian dilakukan selama 14 hari, kemudian hepar diambil pada hari ke 15 dan dilakukan pemeriksaan secara mikroskopik.Selanjutnya data dianalisa menggunakan IBM SPSS versi 23 dengan metode Kruskal-Wallis.

 

Hasil : Uji Kruskal-Wallis menunjukkan hasil yang signifikan, uji Mann Whitney menunjukkan adanya pasangan yang memiliki pengaruh yaitu kontrol positif terhadap perlakuan 1 dan kontrol positif terhadap perlakuan 2, hal ini bisa dilihat dari nilai signifikansi p< α (0,05). Namun juga terdapat perbandingan yang menunjukkan tidak adanya pengaruh yaitu pada perlakuan 1 terhadap perlakuan 2.

 

Kesimpulan: Pemberian ekstrak biji petai (Parkia speciosa)  berpengaruh menurunkan skala kerusakan sel hepar  pada tikus putih (Rattus norvegicus) jantan galur wistar yang diinduksi paracetamol.

 

Kata kunci : Biji petai (Parkia speciosa), Paracetamol, Gambaran

Histopatologi Hepar.


Keywords


Biji petai (Parkia speciosa), Paracetamol, Gambaran Histopatologi Hepar.

Full Text:

PDF

References


Anonim.2006. Buku Cempaka Edisi XVII Bab II Tinjauan Pustaka Tanaman Petai.Diacu dalam PDF Suhartadig (http://www.jtptunimus-gdl-suhartadig-5242-2bab2.Diakses tanggal 12 Maret 2017.

Arifin, A.S. 2006. Materi Pokok Kimia Organik Bahan Alam. Jakarta: Penerbit Karunia. Halaman 15.

Darmawan S. 2003. Hati dan Saluran Empedu.Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Dorland W. A. N. 2002. Kamus Kedokteran Dorland. Terjemahan Huriawati Hartanto. Edisi pertama. Jakarta: EGC.

Farina M. 2007.Gambaran Histopatologi Hepar Tikus Wistar Setelah Pemberian Asetaminofren Berbagai Dosis.Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro: Semarang Hal 21.

Gibson J. 2003. Fisiologi dan Anatomi Modern.Jakarta: EGC.

Guyton, A C., & Hall, J. E. 2012.Buku ajar fisiologi kedokteran. Jakarta: EGC.

Himawan. 2003. Kumpulan Kuliah Patologi. Bagian Anatomi Patologi. Depok: FK UI.

Ikawati Zullies.2010.Cerdas Mengenali Obat. Yogyakarta.Kanisiuss

Koch, D dan Jeratnam, 2009, Buku Ajar dan Praktik Kedokteran Kerja, Jakarta:EGC.

Nayak V, Gincy TB, Praskash M, Joshi C, Soumya SR, Somayaji SN et al. Hepatoprotective activity of Aloe vera gel against paracetamol induced hepatotoxicity in albino rats. Asian J Pharm Biol Res. 2011; 1(2): 94-7




DOI: http://dx.doi.org/10.30649/htmj.v15i2.63

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Hang Tuah Medical journal

Indexing:
sinta-logogarudaopenairegooglecrossref onesearchroad 06_basedoaj

 

 

Lisensi Creative Commons
Hang Tuah Medical Journal (Print ISSN: 1693-1238 | Online ISSN: 2598-4861) is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. Published by Hang Tuah University Press, Surabaya, Indonesia.