Hubungan Konsumsi Makanan Kariogenik Dan Kebiasaan Menggosok Gigi Dengan Timbulnya Karies Gigi Pada Anak Usia 4-6 Tahun

FEBRI ENDRA BUDI SETYAWAN, PERTIWI FEBRIANA CHANDRAWATI, NATALIA MULYADI

Abstract


Faktor awal pencetus karies gigi adalah makanan kariogenik. Pada penelitian sebelumnya menyatakan ada hubungan antara pola makan dan kebiasaan menggosok gigi dengan prevalensi karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi makanan kariogenik dan kebiasaan menggosok gigi dengan timbulnya penyakit karies gigi pada anak usia 4-6 tahun di TK Tunas Mekar desa Mlajah Kecamatan Bangkalan. Metode penelitian adalah Deskriptif Observasional Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 4-6 di desa Mlajah Kecamatan Bangkalan. Sampel yang diambil sejumlah 68 anak dengan menggunakan teknik Total Sampling. Data primer yang diperoleh dari observasi dan kuesioner, diolah menggunakan statistik uji Koefisien Kontingensi dan uji Discriminant dengan derajat kemaknaan (α) = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan 49 anak (84,5%) mengalami karies gigi pada konsumsi makanan kariogenik ≥3x sehari dengan kebiasaan menggosok gigi <2x sehari, Pada hasil uji Koefisien Kontingensi didapatkan nilai r=0,61 dengan nilai signifikansi pada uji Discriminant. Kesimpulan yang didapatkan adalah adanya hubungan antara konsumsi makanan kariogenik dan kebiasaan menggosok gigi dengan timbulnya penyakit karies gigi pada anak usia 4-6 tahun di TK Tunas Mekar desa Mlajah Kecamatan Bangkalan. Kebiasaan konsumsi makanan kariogenik lebih bermakna menimbulkan karies gigi dibandingkan dengan kebiasaan menggosok gigi.

 

Kata Kunci: Konsumsi Makanan Kariogenik, Kebiasaan Menggosok Gigi, Karies Gigi.


Full Text:

PDF

References


AHB Schuurs, 2006, Patologi Gigi Geligi, Yogyakarta: UGM Press.

AM Kidd, Dasar-dasar Penyakit Karies dan Penanggulangannya, Jakarta : EGC.

Ariningrum R, 2005, Beberapa Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut, Jakarta: Hipocrates.

Avisena, 2005, The Chemistry of Dental Caries, viewed 9 Oktober 2009.

(http://id.wikipedia.org/wiki/dental caries).

Arifin A, 2008, Gigi dan Mulut, diakses 05 desember 2009. (http://yayanakhyar.wordpress.journal pdf.com).

Agusnarizal, 2005, Pentingnya Kesehatan Gigi dan Mulut Anak, diakses 20 September 2009. (http://www.pdgitangerang.journal pdf.com).

Berliana, 2007, Anatomi Gigi dan Mulut, diakses 04 Desember 2009. (http//medicastore. Journal pdf.com).

Behni PC, 2006. Prognosis of Dental Caries, viewed 17 Oktober 2009 (http://www.adandental.com.au/tooth caries_dates.Journal pdf).

Besford J, 2006, Mengenal Gigi Anda Petunjuk Bagi Orang Tua, Jakarta: ARCAN.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, 2009, Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur. diakses 9 April 2010. (http://www.Dinkes Jatim.co.id).

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, 2012, Data Angka Kejadian Karies Gigi Di Puskesmas Kabupaten Bangkalan.

Garnan, 2007, Ilmu Pangan Dan Nutrisi, Yogyakarta: UGM Press.

Hardle JM, 2006, Nutrition and Dental Decay in Infants, viewed 24 Oktober 2009. (http//medicascore.com).

Huwink B, 2005, Ilmu Kedokteran Gigi, Yogyakarta: UGM Press.

Ircham Mc, 2005, Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Anak-anak, Yogyakarta: Tramaya.

Kleinberg, 2006. Clinical Diagnosis of Dental Caries, viewed 15 September 2009(http://www.newhope.com/dentalcariesnews/NSNbacks).

Masjoer A, 2005, Kapita Selekta Kedokteran Gigi, Jakarta: Media Aescolapius.

Michael CA, 2006, Dental Topics, viewed 21 Oktober 2009. (http://www.surfcitykidsdds.com/dental_topics.html).

Muslina Y, 2006, Bagaimana Cara Merawat Gigi Yang Baik, diakses 03 Desember 2009. (http://www.wartamikael journal.com).

Maulani C, 2008, Kiat Merawat Gigi Anak, Jakarta: PT Elex Media Koputindo.

Notoatmodjo Soekidjo, 2002, Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta; Rineka Cipta.

Pitt Ford, 2006, Restorasi Gigi, Jakarta: EGC.

Ratnawati Bafira, 2005, Hubungan Pola Makan Dan Kebiasaan Menggosok Gigi Dengan Prevalensi Karies Gigi Pada Siswa TK ABA Di Wilayah Kerja Puskesmas Kendalsari Surabaya, Karya Tulis Ilmiah, Universitas Airlangga, Surabaya.

Sopiyudin D, 2009, Statistik Untuk Kedokteran Dan Kesehatan Edisi 4, Jakarta: EGC.

Suwelo I, 2007, Karies Gigi Pada Anak Dengan Berbagai Faktor Etiologi, Jakarta: EGC.

Sudibyo, 2007, Penanganan Penyakit Periodental di Masyarakat Dalam Rangka Pembangunan Kesehatan Menuju Indonesia Sehat 2010. Jurnal Kedokteran Gigi Indonesia, diakses 20 November 2009. (http://www.depkes.go.id/downloads/Udara.PDF).

Samad F, 2008, Tahap-Tahap Perkembangan Gigi, diakses 15 November 2009 (http://tomoriku.blogspot.com/2008/08/tahap-tahap perkembangan-gigi. Journal html).

Sugiyono, 2005, Statistik Untuk Penelitian, Bandung: CV Alfabeta.

Tarigan R, 2005, Karies Gigi, Jakarta: Hipokrates.




DOI: http://dx.doi.org/10.30649/htmj.v16i1.78

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Hang Tuah Medical journal

Indexing:
sinta-logogarudaopenairegooglecrossref onesearchroad 06_basedoaj

 

 

Lisensi Creative Commons
Hang Tuah Medical Journal (Print ISSN: 1693-1238 | Online ISSN: 2598-4861) is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. Published by Hang Tuah University Press, Surabaya, Indonesia.