Pengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Buah Alpukat (Persea Americana) Terhadap Kadar Malondialdehida (MDA) Jaringan Hepar Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Galur Wistar yang Diinduksi Parasetamol Dosis Tinggi

Penulis

  • YUNITA SURYA PRATIWI Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya
  • SULISTIANA PRABOWO Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.30649/htmj.v15i2.32

Kata Kunci:

Parasetamol, MDA jaringan hepar, Persea americana

Abstrak

Abstrak Pemberian parasetamol dosis tinggi dapat meningkatkan jalur metabolisme yang menghasilkan N-asetil-p-benzoquinonimin (NAPQI). NAPQI bersifat reaktif sehingga mengakibatkan kerusakan jaringan hepar dan meningkatkan kadar MDA jaringan hepar. Ekstrak kulit alpukat mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan sehingga diharapkan dapat menurunkan kadar MDA jaringan hepar pada pemberian parasetamol dosis tinggi. Sampel hewan coba yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 24 ekor dan dibagi dalam 3 kelompok yang terdiri dari : Kelompok hewan coba tanpa perlakuan, kelompok hewan coba yang diberi parasetamol tinggi dengan dosis 1750 mg/kg BB pada hari ke-8, dan kelompok hewan coba yang diberi parasetamol dosis tinggi pada hari ke-8 dan diberi ekstrak kulit alpukat (Persea americana) dengan dosis 1400 mg/kg BB selama 8 hari . Pemeriksaan kadar MDA jaringan hepar dilakukan pada hari ke-9 dengan metode uji thiobarbituric acid (TBA). Hasil Uji One Way ANOVA menunjukkan kadar MDA jaringan hepar kelompok hewan coba yang diberi parasetamol dosis tinggi (x=312,38±47,830 nmol/g) meningkat secara bermakna (p=0,001) dibandingkan dengan kadar MDA jaringan hepar kelompok hewan coba tanpa perlakuan (x=184,50±57,021 nmol/g). Kadar MDA jaringan hepar kelompok hewan coba yang diberi parasetamol dosis tinggi dan diberi ekstrak kulit alpukat (Persea americana) (x=268,50±91,834 nmol/g) menurun secara tidak bermakna (p=0,213) dibandingkan kadar MDA jaringan hepar kelompok hewan coba yang diberi parasetamol dosis tinggi (x=312,38±47,830 nmol/g). Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa parasetamol dosis tinggi meningkatkan secara bermakna kadar MDA jaringan hepar dan ekstrak kulit alpukat (Persea americana) menurunkan secara tidak bermakna kadar MDA jaringan hepar karena kulit alpukat mengandung flavonoid, hydroxycinnamic acids, keratinoid, vitamin C, dan vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan.

Unduhan

Diterbitkan

2018-05-17

Cara Mengutip

PRATIWI , Y. S. ., & PRABOWO, S. (2018). Pengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Buah Alpukat (Persea Americana) Terhadap Kadar Malondialdehida (MDA) Jaringan Hepar Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Galur Wistar yang Diinduksi Parasetamol Dosis Tinggi. Hang Tuah Medical Journal, 15(2), 177–191. https://doi.org/10.30649/htmj.v15i2.32