Pengaruh Progressive Muscle Relaxation ( PMR) Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III di TPMB Yulia Kabupaten Malang
DOI:
https://doi.org/10.30649/htmj.v23i2.974Kata Kunci:
Gangguan Tidur, Kehamilan Trimester III, Progressive Muscle RelaxationAbstrak
Karena perubahan hormonal dan fisiologis yang substansial yang terjadi sepanjang kehamilan, ini adalah waktu yang krusial. Perubahan ini terkadang dapat mengakibatkan gangguan tidur selama trimester ketiga, seperti kesulitan tidur dan sering terbangun di malam hari. Kesehatan ibu dan janin dapat terpengaruh secara negatif oleh kurang tidur pada tahap akhir kehamilan, yang meningkatkan risiko depresi pascapersalinan, persalinan yang berkepanjangan, preeklampsia, dan persalinan sesar. Studi ini meneliti bagaimana ibu hamil trimester ketiga di TPMB Yulia Tri Jayanti Turen, Kabupaten Malang, tidur lebih nyenyak setelah menggunakan Relaksasi Otot Progresif (PMR). Dua puluh responden dipilih dengan pengambilan sampel yang disengaja untuk studi pra-eksperimental ini, yang menggunakan desain pretest-posttest satu kelompok. Indeks Kualitas Tidur Pittsburgh (PSQI) digunakan untuk mengukur kualitas tidur baik sebelum maupun setelah intervensi PMR, yang berlangsung selama 10 hingga 15 menit setiap hari selama dua hingga empat minggu. Data tersebut dianalisis menggunakan Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon. Menurut temuan, semua responden (100%) memiliki kualitas tidur yang buruk sebelum intervensi, sedangkan 45% memiliki kualitas tidur yang baik setelahnya. Setelah PMR, kualitas tidur meningkat secara signifikan, menurut analisis statistik (p = 0,003). Dengan secara metodis mengencangkan dan melepaskan kelompok otot, PMR menurunkan aktivitas sistem saraf simpatik, meningkatkan dominasi parasimpatik, menstabilkan detak jantung dan tekanan darah, dan mendorong relaksasi—semuanya meningkatkan kualitas tidur. Hasil ini menunjukkan bahwa PMR adalah pengobatan non-farmakologis yang berhasil untuk meningkatkan kualitas tidur wanita hamil trimester ketiga.
Referensi
Andarini, A.S. and Khalifatunnisak, A. (2024) “Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil,” Jurnal Kebidanan, 14(1), pp. 9–15. Available at: https://doi.org/10.35874/jib.v14i1.1334.
Anuhgera, D.E., Apryanti, Y.P. and Lidia Lushinta (2025) “The Effect of Progressive Muscle Relaxation on Fear of Childbirth in Primigravida Mothers,” Jurnal Kebidanan Kestra (Jkk), 8(1), pp. 85–92. Available at: https://doi.org/10.35451/3mcbpw15.
Az Zuhri, S.A.M. et al. (2024) “Hubungan Kualitas Tidur dengan Kecemasan pada Ibu Hamil Trimester Ketiga di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar,” UMI Medical Journal, 9(2), pp. 91–97. Available at: https://doi.org/10.33096/umj.v9i2.328.
Briliant, N.P., Rahmawati, R.S.N. and Mediawati, M. (2022) “Effectivity Giving Progressive Muscle Relaxation To Decrease Anxiety Pregnancy Women,” Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 6(1), pp. 15–27. Available at: https://doi.org/10.20473/imhsj.v6i1.2022.15-27.
Dian Pratiwi, R., Pinandia Sustamy, R. and Kesehatan Kemenkes Semarang, P. (2021) “Pengaruh Progressive Muscle Relaxation Pada Kehamilan: a Literature Review,” Journal Of Midwifery and Health Administration Research, 1(1), p. 2021.
Fadilah, A. and Rosidah, E. (2023) “Perubahan hormonal dan hubungannya dengan kualitas tidur pada kehamilan trimester III,” Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 7(2), pp. 78–84.
Febry Rahayu, R. et al. (2023) “Pengaruh Endorphin Massage Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester Iii Di Pmb Yulia Tri Jayanti Kecamatan Turen Kabupaten Malang,” Journal of Nursing Care & Biomolecular, 8(2), pp. 2023–80.
Hayani, N. and Arifah Siti (2023) “Gambaran Kualitas Tidur Ibu Hamil Di Pmb Tri Rahayu Setyaningsih Argomulyo Cangkringan Slemanyogyakarta,” Jurnal Kesehatan Ar-rahman, 1(1), pp. 5–11. Available at: https://journal.stikesami.ac.id/index.php/jka/article/view/17/15.
Holis, W., Eka, M. and Fujianti, Y. (2024) “Efektivitas Relaksasi Otot Progresif ( Progressive Muscle Relaxation ) terhadap Kecemasan : Sistematic Review Ansietas adalah masalah penting pada pelayanan kesehatan baik primer maupun spesialis , karena rata-rata prevalensi seumur hidup untuk gangguan i,” 4(2), pp. 50–57.
Indrawati, S., Pramesti, D. and Lukman, A. (2022) “Pola tidur dan faktor yang memengaruhi pada ibu hamil trimester akhir,” Jurnal Ilmiah Keperawatan, 9(1), pp. 23–30.
Kartikasari, L., Wijayanti, T.R.A. and Purwanti, A.S. (2024) “Pengaruh aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III,” Journal of Nursing Practice and Education, 4(2), pp. 271–278.
Lizawati, Rahardiantini, I. and Agustina (2022) “Pengaruh Terapi Progressive Muscle Relaxation Terhadap Rasa Cemas Pre Operasi Sectio,” Jurnal Keperawatan, 12(1), pp. 37–43. Available at: https://doi.org/10.59870/jurkep.v12i1.136.
Maryani, S., Amalia, R. and Nurmalita Sari, M.H. (2020) “Pijat Hamil Sebagai Terapi Non Farmakologis Dalam Penanganan Ketidaknyamanan Kehamilan Trimester Iii,” Jurnal Sains Kebidanan, 2(2), pp. 15–20. Available at: https://doi.org/10.31983/jsk.v2i2.6477.
Mulyati, Y., Novita, A. and Trisna, N. (2021) “Pengaruh Relaksasi Diafragma, Relaksasi Otot Progresif dan Relaksasi Nafas terhadap Penurunan Rasa Cemas pada Ibu Hamil Trimester III,” SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia, 1(2), pp. 66–77. Available at: https://doi.org/10.53801/sjki.v1i2.21.
Nathasya, H. (2024) “Pengaruh Relaksasi Otot Progresif terhadap Rasa Takut pada Persalinan in Primigravida,” Edu Research Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS), 5(1), pp. 70–80.
Nurcahyati, R. and Prihati, D.R. (2026) “Essentia : Journal of Medical Practice and Research Penerapan Terapi Progressive Muscle Relaxation terhadap Kecemasan Pre Operasi Sectio Caesarea di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan,” 2(1).
Nurdiana, I., Wijayanti, T.R.A. and Safitri, R. (2023) “Pengaruh hidroterapi terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi di pmb sumariyah s.tr.keb kota malang,” Health Information : Jurnal Penelitian, 15, pp. 1–9.
Pangesti, R. and Hartono, B. (2021) “Faktor psikologis yang berhubungan dengan gangguan tidur pada ibu hamil,” Jurnal Psikologi Kesehatan, 10(3), pp. 112–119.
Putra, A.D., Sari, M. and Lestari, R. (2022) “Homeostasis tidur dan gangguan tidur pada ibu hamil,” Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(3), pp. 150–158.
Putra, E., Utami, S. and Utami, G.T. (2022) “Pengaruh relaksasi otot progresif terhadap tingkat kecemasan menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III,” Jurnal Ners Indonesia, 13(1), pp. 42–50. Available at: https://doi.org/10.31258/jni.13.1.42-50.
Rahajeng, M., Wijayanti, T.R.A. and Sulistiyah (2025) “Factors Affecting the Frequency of K1 Visits for Pregnant Women in Maternal Health Programs,” Proceeding of The International Conference of Inovation, Science, Technology, Education, Children, and Health, 5(1), pp. 385–392. Available at: https://doi.org/10.62951/icistech.v5i1.264.
Ridwan, A., Kasim, A. and Faisal, F. (2023) “Korelasi stres kerja dengan kualitas tidur pada ibu hamil,” Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(4), pp. 233–239.
Sedov, I.D., Anderson, N.J. and Dhillon, A.K.T. (2020) “Insomnia symptoms during pregnancy: A meta‑analysis,” Sleep Medicine Reviews, (52), p. 101304.
Siregar and Rahayu (2024) “Hubungan status pekerjaan dengan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III,” Jurnal Kebidanan dan Maternitas, 6(1), pp. 41–49.
Sukorini, M.U. (2017) “Hubungan Gangguan Kenyamanan Fisik Dan Penyakit Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester Iii,” The Indonesian Journal of Public Health, 12(1), p. 1. Available at: https://doi.org/10.20473/ijph.v12i1.2017.1-12.
Wahyuni, S. and Anggraeni, M. (2025) “Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Sukamukti Kabupaten Garut Tahun 2024,” Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia, 3(2), pp. 172–181.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hang Tuah Medical Journal

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






